Sabtu, 10 Januari 2015

Pengamat: Tarif Murah tak Terkait Keselamatan Penerbangan



JAKARTA - Kebijakan penghapusan tarif tiket maskapai berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) oleh Kementerian Perhubungan, menjadi sorotan banyak pihak.

Di mana tarif batas bawah telah ditetapkan sebesar 40 persen dari patokan tarif batas atas. Dengan begitu mulai 1 Januari 2015, tak ada lagi maskapai yang menjual tiket di bawah Rp 500 ribu.

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menyayangkan kebijakan tersebut. Menurutnya, tak hanya maskapai yang menerapkan LCC yang akan kehilanggan pasar, namun masyarakat menengah ke bawah juga kena imbasnya.

"Itu kan, masyarakat menengah ke bawah nggak bisa terbang lagi dengan tiket murah. Ini bukan hanya merebut pasar maskapai LCC saja, tapi masyarakat juga, yang selama ini bisa beli tiket murah," sebut Agus dalam diskusi 'Wajah Penerbangan Kita' di Cikini, Jakarta, Sabtu (10/1).

Agus menilai, penghapusan LCC tidak terkait urusan keselamatan penerbangan.

"LCC nggak ada hubungannya dengan safety. Soal keselamatan itu sudah harus ketentuan utama untuk maskapai dan wajib. Jadi bukan karena tiket murah, keselamatan tidak dipikirkan maskapai," beber dia.

Terlebih di tahun ini dunia penerbangan bakal menghadapi Asean Open Sky 2015. Di mana semua penerbangan bebas bersaing. "Ingat bahwa kita akan Open Sky 2015. Semua maskapai di luar negeri melek semua soal LCC. Ini juga harus kita pertimbangkan," paparnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Pengamat Penerbangan, Samudra Sukardi. Di mana keselamatan bukan dilihat dari harga tiket murah yang ditawarkan sebuah maskapai. "Nggak ada hubungannya, safety itu hal utama," timpalnya. (chi/jpnn)

 



portal berita indonesia

Berita lainnya : Tanpa Kobe, Lakers Malah Menggila

Jumat, 09 Januari 2015

Tanpa Kobe, Lakers Malah Menggila



LOS ANGELES - Los Angeles Lakers mulai terbiasa bermain tanpa Kobe Bryant. Tanpa kehadiran Kobe, Lakers justru tampil menggila setelah menekuk Orlando Magic dengan skor 101-84 di Staples Center, Sabtu (10/1) WIB.

Ini adalah kali kelima Kobe tak bisa membela Lakers karena masalah kebugaran. Namun, pemain lain ternyata bisa mengisi lubang yang ditinggalkan megabintang berjuluk Black Mamba tersebut.

Carlos Boozer yang diplot bermain selama 26 menit tampil menawan setelah membukukan double double dengan 12 poin dan 14 rebound. Jeremy Lin juga tampil ciamik dengan torehan 18 angka.

Meski menang, Lakers masih memiliki rekor yang sangat buruk. Tim tersukses kedua di NBA itu hanya bisa membukukan 12 kemenangan dari 37 pertandingan yang sudah dijalani musim ini.

Di sisi lain, Nicola Vucevic menjadi bintang di kubu Magic setelah mencetak double double dengan 14 poin dan sebelas rebound. Dengan hasil itu, Magic kini menelan lima kekalahan beruntun untuk kali pertama musim ini. (jos/jpnn)



portal berita indonesia

Berita lainnya : Salah Sebut Negara, Mega Ngeles : Korea Utara dan Selatan itu Satu Lho

Salah Sebut Negara, Mega Ngeles : Korea Utara dan Selatan itu Satu Lho



JAKARTA - Perayaan Hari Ulang Tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tidak hanya dihadiri tamu undangan dari dalam negeri. Seorang perwakilan dari pemerintah Korea Selatan juga hadir dalam acara yang digelar di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1).

Namun, dalam pidato pembukaannya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sempat salah menyebut perwakilan Korsel tersebut. "Hadir juga di sini wakil dari Kedutaan Korea Utara," ucap Mega.

Menyadari kesalahannya, Mega langsung meralat ucapannya. Tanpa meminta maaf, ia membela diri dengan menyebut bahwa Korea Utara dan Korea Selatan sejatinya adalah satu bangsa.

"Korea Selatan dan Korea Utara itu satu lho, sampaikan itu pada duta besar anda," ucap Mega kepada perwakilan Korea Selatan.

Untuk diketahui, Korea Selatan dan Korea Utara sejak puluhan tahun lalu berkonflik. Hubungan kedua negara ini merupakan salah satu yang paling panas di dunia. (dil/jpnn)



portal berita indonesia

Berita lainnya : Lewat Facebook, Siswi SMU Tawarkan Kegadisan Rp 10 Juta

Lewat Facebook, Siswi SMU Tawarkan Kegadisan Rp 10 Juta



SAMPIT - Jika sebelumnya dihebohkan dengan beredarnya foto bugil di jejaring sosial facebook (FB) dengan model seorang pelajar tingkat SMP, kali ini Sampit kembali heboh dengan ulah seorang remaja cantik yang terang-terangan mengobral keperawanannya di akun FB pribadinya.

Wanita berparas cantik dengan akun FB berinisial AG, dalam foto profilnya terlihat berambut panjang dan mengaku masih duduk di bangku tingkat SMU/SMK ini, tanpa malu mengunggah sebuah pesan dinding akun FB-nya, untuk menawarkan kegadisannya dengan harga Rp10 juta.

Dari hasil penelusuran Palangka Ekspres (Grup Kalteng Pos/JPNN), di akun FB pribadinya, AG sengaja mengupload pesan yang tidak pantas itu pada Rabu (7/1) sekitar pukul 22.15 malam.

"Jujur ja ulun ni bukan wanita muanfik. Mun lakian hndk (handak) keprawanan ulun mun Rp10 jt (juta) ok ja, mun kd (kada) sory (maaf) ja" tulisnya dengan menggunakan bahasa daerah, yang dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti "Jujur saja saya bukan wanita munafik. Kalau laki-laki mau keperawanan saya Rp10 juta Ok saja, kalau tidak maaf saja".

Aksi nekat remaja putri dengan foto profilnya mengenakan baju biru dengan posisi tangan kanannya di dagu itu langsung mendapat tanggapan beragam dari teman-teman FB nya.

Hingga Jumat (9/1) malam, dari 13 pengguna FB yang mengklik tanda like (suka) ada 11 orang yang menuliskan komentarnya.

Komentar mereka beragam, ada yang menghujat dan ada yang langsung menawarkan diri hingga sanggup membayar Rp15 juta agar bisa mendapatkan kegadisan AG.

"Sedich......" tuli pemilik akun TT.

"Rp15 juta ku bayar asal asli.. mun bujur inbox ja aku.. kes duitnya.." tulis pemilik akun FB UD.

Pemilik akun FB, SB sempat memberi komentar positip. "ya, gak boleh di publik, kasian juga kali Gun (AG) gak baik. Jadi pikiran semua orang to kamu cewe murahan" tulisnya.

AG sempat menjawab pesan itu, "iya kak" tulisnya.

"Emang ade ni orang mana?" tanya TT. "Sampit kak" jawab AG.

Selang beberapa jam lamanya, AG kembali membuat pesan status di dindingnya, "Demi kebutuhan aku rela kehilangan".

Rela kehilangan apa de?" tanya pemilik akun SD dan MD. Tapi AG enggan membalas komentar tersebut. Tak berselang lama, AG kembali menulis pesan berbau porno "Napa lah habis gituan terasa panas," tulisnya.

Dari sekian pesan dinding pribadinya, AG terlihat sering mengeluh terkait masalah keuangannya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya sekolahnya. (wij/drm/PE/nto)

 



portal berita indonesia

Berita lainnya : Harga Telur Ayam dan Beras Meroket

Harga Telur Ayam dan Beras Meroket



DEPOK--Harga telur ayam dan beras di pasaran melonjak tajam. Kenaikan harga telur hingga Rp 4 ribu per kilonya.

Seperti yang terpantau di toko grosiran sembako Bhakti Karya (BK) Limo, Depok. Harga sembako hampir semuanya mengalami kenaikan. Paling mencolok adalah kenaikan harga telur ayam negeri dan beras.

Telur ayam negeri yang sebelumnya hanya di kisaran Rp 17 ribuan per kilo kini naik menjadi Rp 21 ribuan.

Untuk beras kualitas menengah seperti Rajawali yang tadinya Rp 6.800 naik menjadi Rp 8.200 per kilo. Beras Koi yang sebelumnya Rp 7.400 per kilo kini naik menjadi Rp 9.800 per kilo.

Salah satu karyawan BK mengungkapkan, kenaikan harga sembako ini sudah terjadi sejak kenaikan BBM pada Desember 2014. "Belum turun karena memang dari suplier sudah naik. Kami tinggal menyesuaikan harga jualnya," kata perempuan berjilbab ini, Sabtu (10/1).

Dia menambahkan, meski harga naik namun pembeli dari kalangan pedagang pengecer tetap ramai. Lantaran harga di BK terbilang masih lebih murah ketimbang lainnya.

"Pedagang pengecer yang belanja di sini masih banyak kok. Mudah-mudahan harganya bisa turun, kasihan juga masyarakat yang pendapatannya tetap tapi harga sembako malah naik," tandasnya. (esy/jpnn)

 



portal berita indonesia

Berita lainnya : Metropop, Novel Fiksi Ngepop yang Makin Populer

Metropop, Novel Fiksi Ngepop yang Makin Populer



NOVEL bagi penggemarnya menjadi bagian dari gaya hidup. Dari awalnya sebagai pembaca, tidak sedikit yang bertransformasi menjadi penulis. Apalagi sejak kemunculan genre novel ngepop yang makin booming beberapa tahun belakangan.

TIGA perempuan muda terlihat masuk ke toko buku di dalam area mal. Yang dituju adalah rak novel Indonesia. Masing-masing langsung membaca resensi di sampul belakang novel. Kalau ada novel yang plastik pembungkusnya sudah terbuka, kebetulan, bisa dibaca beberapa lembar pertamanya. Setelah sekitar 20 menit mengelilingi rak buku, beberapa novel dipilih dan dibawa ke kasir.

Pemandangan itu makin sering dijumpai di toko-toko buku. Rak-rak novel Indonesia penuh dengan novel-novel baru, juga penuh oleh pembaca yang sedang memilih-milih buku. Yang sedang booming dan banyak disukai adalah novel yang memotret kehidupan masyarakat urban, kebanyakan masyarakat menengah yang tinggal di kota-kota besar dengan segala aspek kehidupannya, dan disajikan dengan gaya bahasa ngepop.

Kisah asmara masih jadi tema utama, tetapi dalam balutan karir sampai interaksi sosialnya.

Munculnya genre tersebut mengadaptasi novel luar yang ketika itu booming dengan chicklit, yaitu cerita tentang kehidupan perempuan perkotaan usia 20 hingga 30-an tahun dengan masalah umum hidup di perkotaan, termasuk romantismenya.

"Metropop jadi booming karena banyak pembaca usia 20-30-an tahun yang membutuhkan bacaan segar, ringan, dengan tema yang berada di sekitar kehidupan mereka. Pekerjaan, percintaan, interaksi dengan teman kerja, dinamika kota besar," papar Christina Juzwar, penulis novel.

Perempuan kelahiran Jakarta, 18 Desember 1979, itu mengungkapkan sisi unik dan menariknya, yakni kebanyakan perempuan suka bacaan ringan.

"Apalagi yang ceritanya mereka rasakan sendiri. Pembaca seperti hidup dalam cerita fiksi tersebut," ucap penulis yang sudah menghasilkan sebelas novel tersebut.

Inayati Nur, 24, termasuk penggemar novel bergaya ngepop itu. "Suka karena bahasanya ngalir seperti percakapan sehari-hari. Ceritanya juga dekat dengan kehidupan yang kita alami," ucapnya.

Saking larutnya dengan cerita novel yang dibaca, mahasiswi jurnalistik Stikosa AWS Surabaya itu pernah ingin mengalami kisah yang sama dengan tokoh dalam novel.

"Waktu itu baca novel yang berkisah tentang penulis berjodoh dengan editornya. Saya jadi terinspirasi walaupun sampai sekarang belum ketemu," ujar penggemar Ika Natassa dan Ilana Tan itu, lantas tertawa.

Cerita lain datang dari Biru Cahya Imanda, 22, penggemar novel Indonesia. Dia punya koleksi novel hingga 30-an buku. Tidak hanya mengagumi sang penulis, Biru juga mengidolakan tokoh-tokoh dalam novel.

Biru menyukai novel-novel Ika Natassa. Ika membuat akun Twitter untuk karakter yang ditulisnya dalam novel. "Nah, saya suka ngikutin. Dulu malah tiap malam ngecek timeline-nya biar nggak ketinggalan. Seolah tokoh di novel itu bener-bener ada," tuturnya.

Ika Natassa, nama yang kerap disebut, angkat bicara. Dalam penulisan novelnya, inspirasi muncul dari kejadian sehari-hari.

"Bisa dari pengalaman sendiri maupun sekeliling, the hustle and bustle at work, curhatan teman, kadang juga muncul dari menguping tidak sengaja pembicaraan orang di restoran, misalnya," ungkap penulis sederet novel laris seperti A Very Yuppy Wedding, Divortiare, Twivortiare, Antologi Rasa, dan Twivortiare 2 itu.

Meski terkesan "ringan", penulisan novel genre itu tetap perlu riset agar isi novel tak hanya menghibur, tetapi juga informatif. Waktu penyelesaian satu novel berbeda-beda untuk tiap penulis.

Ika menuturkan, ada bukunya yang selesai ditulis hanya dalam waktu empat bulan, ada yang butuh tiga tahun. Sementara itu, Christina Juzwar membutuhkan waktu sekitar tiga bulan hingga tak terhingga.

"Kadang saya bisa mengerjakan beberapa novel sekaligus. Karena sering ketumpahan ide baru dengan tiba-tiba, lalu meninggalkan tulisan yang lama dan beralih menuliskan ide baru," ucap dia. (nor/ndi/c11/dos)



portal berita indonesia

Berita lainnya : Tak Berkembang, Tommy Sugiarto Mundur dari Pelatnas

Tak Berkembang, Tommy Sugiarto Mundur dari Pelatnas



JAKARTA - Keputusan mengejutkan diambil Tommy Sugiarto. Tunggal putra terbaik Indonesia itu memilih mundur dari Pelatnas periode 2015. Pebulutangkis berusia 26 tahun itu lebih memilih kembali ke PB Pelita Bakrie Jakarta.

Ini adalah kali kedua Tommy memutuskan mundur dari pelatnas. Sebelumnya, usai lima tahun menghuni asrama Cipayung, Tommy pulang ke klubnya pada 2010 silam. Namun, setelah itu Tommy kembali dipanggil Pelatnas.

"Tommy Sugiarto memang sudah resmi melayangkan surat pengunduran diri dari Pelatnas Cipayung terhitung sejak 6 Januari 2015. Alasan yang disebutkan Tommy adalah karena ia merasa permainannya tidak berkembang," terang Rexy Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI di laman organisasi, Sabtu (10/1).

Tommy sebelumnya berlatih dengan Joko Suprianto yang menjabat sebagai pelatih kepala tunggal putra. Namun, Joko tak lagi menghuni Pelatnas sejak Juni 2014 lalu. Sejak saat itu, tim tunggal putra sektor prestasi ditangani pelatih baru asal Tangkas Jakarta, Hendry Saputra.

"Dengan persaingan di sektor tunggal putra yang semakin ketat, memang diperlukan adanya perubahan dan peningkatan baik teknik maupun strategi. Namun selama ini Tommy belum pernah berlatih dalam pola latihan di bawah asuhan pelatih yang baru," tegas Rexy. (jos/jpnn)



portal berita indonesia

Berita lainnya : Perbedaan antara Desain Minimalis dan Kontemporer